Saturday, 21 January 2017

Ketika Yeshua HaMasiach Memanggil - 1


21 Januari 2017

Shalom... !

Memasuki bulan Januari 2017 ini ada seorang hamba Tuhan yang luar biasa ( Dr. Morris Cerullo ) mengatakan bahwa kita memasuki " Tahun Berdoa & Bersyafaat ". Oleh sebab itu saya pribadi melakukan puasa Daniel selama 21 hari. Pada masa puasa banyak hal yang Ruach HaKodesh ( Roh Kudus ) ajarkan pada saya, sejak saat itu dan di tahun ini pula panggilan Tuhan dalam hidup saya semakin kuat maka saya tidak ingin mengeraskan hati saya supaya pengurapan-NYA sempurna menuntun setiap langkah-langkah kehidupan saya.

Pada awal tahun 2017, Ibu saya yang adalah seorang Gembala dari suatu gereja berkata kepada saya : " Minggu ketiga bulan Januari kamu harus siap untuk membawakan Firman di mimbar ! " Saya sangat terkejut lalu berkata kepada ibu saya : " Nanti sajalah Mah, jangan sekarang ! Akan tetapi Ibu saya berkata kembali : " Tidak di tahun ini kamu harus membawakan Firman di mimbar ! Kamu berdoa dan tanyakan kepada Tuhan di dalam doamu apa yang menjadi keinginan-NYA dalam kehidupanmu ! 


Jleebb tanda tak bisa melawan lagi.

Akhirnya setelah pembicaraan tersebut diwaktu malam sebelum mengistirahatkan tubuh saya, saya berdoa kepada Tuhan. Pada saat itu Tuhan berbicara kuat kepada saya ketika saya membaca surat dari Dr. Morris Cerullo yang tertulis :" God said to me : I want My people to walk in their prophetic purpose and My supernatural blessings. " yang dalam bahasa Indonesia : " Tuhan berkata kepada saya : AKU ingin umat-KU berjalan di dalam panggilan profetik hidup mereka dan berkat-berkat supranatural KU. "

Hati saya bergetar dan air mata menetes seketika itu juga, lalu secara pribadi DIA menyampaikan dengan lembut dan penuh kehangatan, hadirat-NYA tak dapat digantikan dengan apapun. Lalu akupun bertanya, BAPA apa yang aku harus sampaikan ? Dan sejak itu DIA menuntun dan memberikan segala sesuatu yang menjadi kerinduan hati-NYA yaitu untuk setiap umatnya berjalan dalam panggilan-NYA.

" KETIKA YESHUA MEMANGGIL "

Apakah yang kamu lakukan ketika seseorang memanggil ?
Ada 2 macam pilihan yang akan terjadi yaitu :

- MENJAWAB
- TIDAK MENJAWAB 

Adalah suatu hal yang benar dan santun ketika seseorang memanggil, orang yang dipanggil itu menjawab. Sedangkan apa yang akan terjadi jika kamu memanggil seseorang tetapi orang tersebut tidak menjawab  ? 
Tentu saja akan menjadi kesal, marah, atau mungkin bahkan berpikir orang tersebut tuli.

Bagaimana jika Tuhan sendiri yang memanggil ?

Ketika Tuhan Yeshua ( Yesus ) memanggil, Dia bukan sekedar hanya memanggil. Tetapi ada hal yang Tuhan ingin sampaikan pada umat yang menjawab panggilan-NYA. Apa yang saya sampaikan sebenarnya adalah suatu hal yang Tuhan sedang ajarkan kepada saya, dan biarlah itu dapat menjadi berkat buat kita semua - Amien !

Hal apakah itu ?

Mari kita buka di dalam Kitab Suci ( saya menggunakan versi ILT ) Yehezkiel 47 : 1 - 12 " Air dari Bait Suci "

Mari kita simak perlahan-lahan... Pada ayat 3 - 5 
" Ketika orang itu keluar ke arah timur ia memegang tali pengukur di tangannya, dia mengukur seribu hasta. Dan dia membawa aku melewati air, air sebatas mata kaki. Dan dia mengukur seribu hasta lagi, dan dia menyuruh aku masuk ke dalam air, air sebatas lutut. Kemudian dia mengukur seribu hasta lagi, dan dia menyuruh aku kembali masuk ke dalam air, air sebatas pinggang. Kemudian dia mengukur seribu hasta lagi, air itu sekarang sudah menjadi sungai yang deras sehingga aku tidak dapat melewatinya, karena airnya telah naik; air itu dapat untuk berenang, arus deras yang tidak dapat diseberangi. "

1000 hasta = +/- 45000 cm = +/- 450 mtr

Jadi untuk masuk di dalam panggilan Tuhan ada pergerakkan yaitu berjalan MAJU, bukan berjalan MUNDUR ! Suatu ketika saya bermain di sebuah pantai. Saya ingat untuk berjalan sedikit saja membutuhkan tenaga, terkadang jika sesekali ombak datang dan tubuh saya terhempas mundur kebelakang. Pada Yehezkiel 47 dikatakan ada aliran yang mengalir, maka gambaran tersebut bukan pada sebuah kolam. Tetapi air yang deras seperti sungai.

Disini kita melihat bahwa semakin kita melangkah maju memang tantangan deras air semakin kuat, permasalahan semakin banyak ( kesehatan, ekonomi, keluarga, hubungan dan lain-lain ). Mungkin kamu berkata :

" Tuhan bukankah Engkau Tuhan yang menyembuhkan tapi kenapa aku sakit-sakit terus, sembuh ini sakit itu "
" Tuhan aku melayani Engkau, tapi keluargaku kok berantakkan begini, aku cape, aku tidak mau pelayanan-pelayanan lagi ! "
Dan sebagainya...

Tetapi Tuhan menginginkan kita maju ! Tidak cukup hanya sebatas kaki, Maju terus ! Tidak cukup pula hanya sepinggang, tetap Maju terus ! Tidak berhenti juga sampai sebahu, tapi TENGGELAM ! TENGGELAM DI DALAM-NYA !

INGAT Tuhan melatih kita supaya kita TIDAK MENJADI anak gampangan, yang maunya serba cepat dan instant. Memang tidak mudah dalam menghadapi tantangan, saya pun mengalami banyak sekali tantangan. Setiap pribadi memiliki permasalahan nya masing-masing karena kita tau bahwa ketika Tuhan mendidik, DIA mendidik kita untuk menjadi dewasa.

Pada Yeh 47 : 9 bagian akhir dikatakan " kemana saja aliran arus itu mengalir, disana semuanya akan hidup " , dimana ada sumber mata air kehidupan maka disana semuanya akan hidup. Dikatakan semuanya akan hidup ! Yang sakit menjadi sehat, yang berkekurangan menjadi berkecukupan bahkan berkelimpahan, yang mempunyai hutang dapat melunasi hutang-hutangnya, begitupun yang mengalami permasalahan di keluarga dapat dipulihkan. Amien !

Yeh 47 : 12 b " ... Daun-daunnya tidak akan layu, dan buah-buahnya tidak akan gagal; pohon itu akan menghasilkan buahnya pada musimnya, karena airnya keluar dari tempat kudus. Dan buahnya akan menjadi makanan dan daunnya menjadi obat "


Karena tidak ada kematian pada sumber air itu. Sehingga yang dikerjakan akan menghasilkan. Sumber airnya adalah sumber dari “ tahta yang kudus “ Maka sumber itu pula yang membersihkan kita dari nama-nama berhala dan roh-roh yang najis di dalam kehidupan kita. Tidak ada lagi pikiran-pikiran kotor dalam kehidupan kita. Untuk itu semua, kita harus masuk dalam sumber airnya Tuhan, bukan hanya sampai semata kaki, sepinggang, sebahu tapi sampai penuh. Ya sampai PENUH ! 


Mari kita buka kembali Kitab Suci kita dan kita simak Matius 3 : 1 - 12

Seruan pertobatan " Bertobatlah, sebab kerajaan surga sudah dekat ! " ( ayat 2 ) bukan saja diserukan pada masa Yohanes Pembaptis, akan tetapi itu juga berlaku pada masa-masa ini ketika kita dalam penantian menanti kedatangan Yeshua HaMasiach ( Yesus Kristus ) yang kedua kalinya. Kapan waktunya ? Kita pun tidak mengetahuinya, akan tetapi tetaplah berjaga-jaga karena kamu tidak mengetahui akan waktu dan saat-NYA.

" Hasilkanlah buah-buah yang sepadan dengan pertobatan. " ( ayat 8 )  Oleh sebab itu, kita harus berada di dalam sumbernya untuk menghasilkan buah-buah pertobatan yang dimanifestasikan di dalam kehidupan kita sehari-hari." setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, ia ditebang dan dilemparkan ke dalam api. " ( ayat 10 ) Kita tentu saja tidak mau makan buah yang buruk, buah busuk pasti dibuang ke tempat sampah.

Ilustrasi Siraman Pengantin

Di tahun 2016 tepatnya pada bulan Mei adik bungsu saya menikah. Sesaat sebelum acara pemberkatan dan resepsi keluarga kami mengadakan acara adat dengan adat tradisi sunda. Yang memiliki arti simbolik bahwa sebelum memasuki perjalanan baru pada pernikahan, calon pengantin akan dibersihkan dan disucikan, sehingga noda masa lalu pada calon pengantin akan luruh. Dengan begitu pengantin akan kembali bersih menyambut hari baru di kehidupan rumah tangga.

Pada ilustrasi siraman pengantin tersebut mengingatkan kembali pada kita, bahwa sebelum kedatangan-NYA yang kedua kali, Tuhan Yeshua ingin kita dibersihkan, disucikan, didandani. Seperti seorang pengantin yang menantikan kedatangan mempelai, pengantin itu akan merawat tubuhnya dari ujung kaki hingga kepala, karena pengantin itu ingin terlihat sempurna untuk mempelainya pada hari pernikahannya. Sudahkah kita seperti layaknya seorang pengantin yang menantikan mempelainya yang adalah TUHAN kita ?

Tuhan Yeshua ( Yesus ) pun dibaptis ( Matius 3 : 13 - 17 ) sebelum DIA melakukan pelayananan-NYA. Supaya Yeshua dapat menjadi satu dengan BAPA-NYA, sehingga yang dilahirkan dari mulut dan perbuatan-NYA bukan dilahirkan dari manusia daging. Tapi dari Sang Nafas Kehidupan itu sendiri, yaitu YAHWEH ( Tuhan ). 

Mari kitapun menyatukan hati dengan TUHAN kita sehingga kita melahirkan kehendak-NYA. Melahirkan perkataan-NYA. Melahirkan tindakan-Nya. Semuanya bagi hormat dan kemuliaan-NYA.

Lalu dikatakan juga dengan Roh Kudus dan Api ( Matius 3 : 11 )
" Sesungguhnya, aku membaptis kamu dalam air untuk pertobatan, tetapi yang datang sesudah aku, Dia lebih berkuasa daripada aku, yang tentang Dia, aku tidak layak untuk membawa kasut-Nya; Dia akan membaptis kamu dalam Roh Kudus dan Api. "

Setiap hari kami ( ibu dan saya ) selalu berdoa pagi bersama-sama. Suatu ketika ketika kami berdoa, ibu saya mendapatkan penglihatan supranatural yaitu Tuhan datang dengan pasukan-NYA yang sangat banyak dengan menggunakan kuda dan mengeluarkan api disekelilingnya. Tuhan melaju dengan sangat cepat. 

Bukan untuk menakut-nakuti, akan tetapi pada Tahun 5777 - 2017 ini adalah Tahun Ayin Zayin -Tahun Pedangnya Tuhan, maka dari tangan-nya Tuhan mengeluarkan sebilah pedang dan dari mata-Nya mengeluarkan Api. 

Apakah artinya ?

Artinya ketika kita berjalan dalam pertobatan, mencari wajah-NYA, dengan berkomitment bahwa kita tidak mau jatuh lagi dalam dosa yang sama " seperti babi yang kembali kepada muntahannya " tapi kita benar-benar ingin menjadi baru,manusia baru, memiliki pikiran-hati yang baru maka pedang-Nya akan membebaskan kita dari setiap ikatan dan dari setiap belenggu yang mengikat kita selama ini. Sehingga ketika kita dibebaskan, kita dimerdekakan kita terus berada di dalam ketulusan, di dalam pengurapan-NYA dan kehangatan cinta-NYA, maka langkah derap kita seirama dengan-nya, kita ada di dalam api pengurapan-NYA. Untuk itu biarlah kita seperti gadis yang bijaksana yang Pelitanya selalu terus menyala !

Jika kita tidak mendengarkan DIA, mengeraskan hati akan suara pertobatan itu maka Pedang penghukuman itu datang menimpa ! 

Yesaya 66 : 15 – 16 ( ILT )
" Sebab lihatlah, YAHWEH akan datang dengan api, dan kereta perang-Nya, seperti puting beliung, untuk melampiaskan kehangatan murka-Nya, dan hardik-Nya dalam kobaran api. Sebab dengan api dan dengan pedang-Nya, YAHWEH akan menjatuhkan hukuman kepada semua yang hidup, dan orang-orang yang terbunuh oleh YAHWEH akan menjadi banyak jumlahnya. "

Di tahun 5777 - 2017 ini ketika suara Tuhan memanggil kita untuk datang, menginginkan kita untuk bertobat untuk masuk lebih dalam lagi, untuk meninggalkan semua kebiasaan buruk kita, maka jangan keraskan hati kita !

Sebab kita bukan sekedar masuk kedalam sumber mata air itu, tidak cukup sampai disitu tetapi juga kita harus mengalami kuasa dari Tuhan itu sendiri yaitu kuasa akan ROH KUDUS dan API.

Sekarang, ada 2 jalan yang diperhadapkan bagi kita. Manakah yang kamu pilih ? itu terserah…

Maka ketika kita MENJAWAB panggilan Tuhan : 
Kita tau apa keinginan Tuhan, tau isi hati-NYA, masuk dalam kehangatan cinta-NYA.

Tetapi ketika kita TIDAK MENJAWAB panggilan Tuhan : 
Kita dibimbangkan oleh dunia ini sehingga terseret dalam arusnya dunia dan terlepas dari KASIH KARUNIA.

Maka sekarang apakah yang menjadi isi hati-NYA, keinginan hati-NYA ?


bersambung...



© 2017 Louise Sarah


Ketika Yeshua HaMasiach Memanggil - 2



Shalom…

Ketika Yeshua memanggil ada hal yang ingin DIA sampaikan. Maka saat ini apa yang menjadi isi hatiNYA, keinginan hatiNYA untuk DIA sampaikan kepada kita ?

Yaitu :

1. Supaya kita Masuk dalam Awal yang Baru

Apakah kamu menginginkan sebuah perubahan di dalam hidupmu ?
Apakah kamu ingin memiliki Awal yang Baru ?

Saat-saat ini seringkali kita mendengar demontrasi untuk merubah sesuatu. Lalu apakah dengan berdemo akan merubah sesuatu ?

Perubahan yang nyata datangnya dari dalam diri kita, melalui kuasa dari Firman Tuhan itu sendiri yang dimanifestasikan di dalam kehidupan kita, dan melalui darah Yeshua HaMasiach.

2 Korintus 5 : 17 – 19 ( ILT )

“ Jadi, jika seseorang ada di dalam HaMasiach, ia adalah ciptaan baru, apa yang lama sudah berlalu, lihatlah, segala sesuatu telah menjadi baru. Dan, segala sesuatu berasal dari Elohim, yang melalui Yeshua HaMasiach telah mendamaikan kita dengan diri-NYA sendiri dan telah memberikan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Seperti halnya bahwa Elohim ada di dalam HaMasiach ketika mendamaikan dunia dengan diri-NYA sendiri dengan tidak memperhitungkan pelanggaran-pelanggaran mereka kepada mereka, dengan menempatkan firman pendamaian itu di dalam kami. “

Dikatakan pada ayat 17 “ jika seseorang ada DI DALAM HAMASIACH “ artinya ketika kita sungguh-sungguh menerima Tuhan Yeshua sebagai Tuhan dan Juruselamat di dalam kehidupan kita, mengakui dengan mulut dan mempercayai di dalam hati, maka kita ada di dalam HaMasiach, ada di dalam Kasih Karunia-NYA. Maka kita menjadi ciptaan yang baru, hidup kita diperbaharui.
Di dalam Kitab Suci pelayanan pendamaian adalah ketika TUHAN mengirimkan Anak-NYA Yeshua Hamasiach, untuk menderita dan mati di Kalvari, sehingga kita dapat diperdamaikan kepada Tuhan dan mengalami awal yang baru di seluruh area kehidupan kita. Jiwa kita, roh, pikiran, hubungan, pelayanan, keuangan dan tubuh jasmani kita dapat diubahkan.

Ketika kita diperdamaikan kepada Tuhan, kita telah mati terhadap masa lalu. Seluruh kehidupan kita menjadi baru. Segala hal-hal yang buruk, hal-hal yang jahat, hal-hal yang merupakan kejijikan kita Tinggalkan itu semua ! Jangan mau kita menjadi budak dari pada dosa, selalu jatuh terhadap dosa yang sama berulang-ulang “ seperti babi yang selalu kembali kepada muntahannya “

Roma 6 : 1 – 4 ( ILT )

" Lalu, kita akan mengatakan apa ? Apakah kita akan terus menerus tinggal di dalam dosa, supaya anugerah itu bertambah banyak ? Tidak mungkin !  Kita yang telah mati terhadap dosa, bagaimana kita masih ingin hidup di dalamnya ? Atau, apakah kamu tidak mengetahui bahwa seberapa banyak yang telah dibaptis ke dalam Yeshua HaMasiach, kita telah dibaptis ke dalam kematian-Nya ? Sebab itu, kita telah dikuburkan bersama Dia melalui baptisan ke dalam kematian supaya sama seperti HaMasiach telah dibangkitkan dari antara yang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian pula kita harus berjalan dalam pembaharuan hidup.

Jangan mempermainkan kasih karunia yang Tuhan sudah berikan !

Masuk dalam Awal yang Baru berarti masuk dalam satu kondisi yang lain, yang akan dapat dibuktikan di dalam setiap area kehidupan kita.

Kehidupan yang baru itulah esensinya.

2. Mengalami HiDUP BARU

Di dalam Kitab Suci ada kisah yang sangat luar biasa mengenai seorang perempuan yang mengalami hidup baru.

Mari kita simak bersama-sama di dalam Yohanes 8 : 3 – 11 ( ILT )

Dikisahkan bahwa ada seorang wanita yang kedapatan berbuat zinah.

Wanita ini melambangkan semua orang di dunia ini yang terikat oleh dosa dan dikutuk oleh masyarakat. Mereka adalah orang-orang yang tanpa masa depan dan tanpa harapan.

" Dan para ahli kitab dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang wanita yang telah tertangkap basah dalam perzinaan. Dan setelah menyuruhnya berdiri di tengah-tengah, mereka berkata kepada-Nya, " Guru, wanita ini telah tertangkap basah ketika sedang berbuat zina. Dan di dalam torat, Musa memberi perintah kepada kami agar wanita-wanita semacam ini dirajam; lalu, Engkau hendak mengatakan apa ? " Adapun mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya meraka dapat mempersalahkan-Nya. Namun sambil membungkuk ke bawah, Yeshua menulis di tanah dengan jari-Nya, seolah-olah tidak memedulikan.” ( Yohanes 8 : 3 - 6 )

Wanita itu layak untuk mati. Dia bergetar ketakutan dibawah tuduhan para pemimpin. Reputasinya telah hancur, harapannya telah hilang berkeping-keping, hidup matinya ditentukan saat itu oleh orang-orang yang akan merajam dia. Mereka yang marah mulai mengambil batu-batu tersebut.

Tuhan Yeshua tidak menyangkal bahwa wanita itu bersalah. Tuhan juga tidak berdebat dengan para ahli kitab dan orang-orang Farisi. Tuhan tidak mengatakan sebuah kata apapun. Dia hanya membungkukkan badan ke bawah dan mulai menuliskan sesuatu di tanah tersebut.

“ Dan ketika mereka terus menanyai Dia, sambil berdiri tegak, Dia berkata kepada mereka, " Siapa diantara kamu yang tidak berdosa, biarlah dia yang pertama melemparkan batu kepada wanita itu. " Dan sambil membungkuk lagi ke bawah, Dia menulis di tanah. Dan setelah mendengarkan dan tertempelak oleh hati nuraninya, mereka keluar seorang demi seorang, mulai dari mereka yang tua-tua sampai mereka yang terakhir. Dan Yeshua ditinggalkan sendirian, juga wanita itu yang sedang berdiri di tengah-tengah. “ ( Yohanes 8 : 7 - 9 )

Kita tidak tahu apa yang Tuhan Yeshua tuliskan di tanah tersebut, akan tetapi kita tahu apapun yang ditulis oleh Tuhan Yeshua telah membuat gerombolan tersebut pergi satu-persatu meninggalkan wanita itu.

“ Dan sambil berdiri tegak, dan setelah melihat tidak ada seorangpun selain wanita itu, Dia berkata kepadanya, " Hai wanita, dimanakah mereka, orang-orang yang mendakwamu itu? Tidak adakah yang menghukum engkau ? Dan dia berkata, Tidak seorang pun, Tuan. " Dan Yeshua berkata kepadanya " Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berdosa lagi ! " ( Yohanes 8 : 10 - 11 )

Seseorang yang seharusnya tidak ada pengharapan dan masa depan lagi seseorang yang seharusnya binasa, Tuhan Yeshua selamatkan supaya dia mengalami Hidup Baru. Ketika semuanya seakan hancur berkeping-keping YESHUA datang untuk menyelamatkan yang terhilang, dan Tuhan Yeshua berkata “ jangan berbuat dosa lagi ! “

Mengalami HIDUP BARU artinya kita mengalami PEMBEBASAN DARI DOSA DAN KUTUK, Kelepasan sempurna yang Tuhan berikan. Tidak ada lagi belenggu-belenggu yang mengikat kita. Alamilah HIDUP BARU bersama Tuhan Yeshua !

3. Berjalan di dalam Hidup yang Baru

Ketika semua harapan seakan hilang, Tuhan Yeshua telah menghapus dosa-dosa wanita itu, membebaskannya dari hukuman, dan melepaskannya dari kesalahan dan malu, yang membuatnya dia memiliki pengharapan akan kehidupan yang baru.

Tuhan mengatakan kepada wanita tersebut " Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berdosa lagi ! " Apakah kamu juga merindukan Tuhan mengatakan hal yang sama kepadamu ? Hatimu berteriak " Tuhan aku malu, aku jijik, lepaskanlah aku terhadap dosa-dosa ku, dosa masa laluku ! "

Jangan menyerah saudara, jangan menjadi putus asa. Dia Sang Juruselamat yang membebaskan kita dari ikatan-ikatan itu. Hanya saja buka hatimu dan serahkan dirimu kepada-NYA, jangan keraskan hatimu.

Roma 6 : 23
" Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal di dalam Yeshua HaMasiach Tuhan kita. "
Ya upah dosa adalah maut

1 Yohanes 1 : 9
" Jika kita mengakui dosa-dosa kita, Dia adalah setia dan adil, sehingga Dia akan mengampunkan kepada kita dosa-dosa itu dan membersihkan kita  dari segala ketidakadilan. "

Ketika kita sudah membukakan hati, ungkapkanlah segala sesuatu, akuilah semua yang menjadi dosa-dosa kita, supaya kita dibersihkan menjadi pribadi yang baru, pribadi yang hidup di dalam Takut akan TUHAN dan yang bersandar kepada-NYA.

Mari kita akui dihadapan BAPA segala dosa-dosa dan pelanggaran kita dan meminta pengampunan daripada-Nya, kemudian kita memperkatakan bahwa " Kemenangan telah diberikan kepada ku ! "

Apakah kita mau berjalan Hidup Baru bersama Tuhan Yeshua ?

Yeremia 29 : 11
" Sebab Aku mengetahui rancangan-rancangan yang Aku rancangkan atas kamu, firman Yahweh, " rancangan damai sejahtera dan bukan kejahatan, untuk memberikan kepadamu masa depan dan harapan. "

Amien !

Perkataan Tuhan Yeshua selalu tentang harapan, pengampunan, hidup baru. Pertanyaannya adalah, apakah kamu mendengarkan-Nya ?

Jika kita telah menerima Yeshua Hamasiach sebagai Tuhan dan Juruselamat maka Roma 8 : 11 mengatakan : " Namun, jika Roh Dia yang telah membangkitkan Yeshua dari antara yang mati berdiam di dalam kamu, Dia yang telah membangkitkan HaMasiach dari antara yang mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana melalui Roh-Nya yang berdiam di dalam kamu. "

Tidak cukup hanya sekedar masuk, tidak cukup hanya mengalami sekali Hidup Baru, tapi kita mau terus dan terus berjalan di dalam HIDUP BARU, memiliki pikiran, roh, hati, kebiasaan, tindakan yang terus diperbaharui. Dengan senantiasa bahwa Tuhan Yeshua lah yang memegang tangan kita dan memberikan Kemenangan ! Semua yang harus kita lakukan adalah berpegang erat kepadaNya dan mengijinkan Tuhan mengatur kehidupan kita.

Jawablah panggilan-NYA dan Selamat memasuki hidup yang baru ! Kemenangan telah diberikan kepada kita !

Amien. Tuhan Yeshua HaMasiach memberkati !





© 2017 Louise Sarah

Copyright © 2016 Louise Living Life , Blogger